Sukses Dengan Budidaya Tanaman Kayu Manis Sebagai Bahan Dasar Obat Herbal

Ideparokie.com - Salah satu tanaman yang paling banyak digunakan dalam pembuatan dan peracikan obat herbal adalah kayu manis, Karena di dalam kayu manis ini terdapat banyak sekali kandungan zat yang bermanfaat oleh tubuh. Sedangkan Di era saat ini hanya sedikit orang yang melakukan budidaya kayu manis ini untuk di ambil kulitnya. Ini merupakan salah satu peluang bisnis yang dapat di jalankan untuk mendapatkna tambahan pemsukan dalam kehidupan sehari-hari. 
Sukses Dengan Budidaya Tanaman Kayu Manis Sebagai Bahan Dasar Obat Herbal
Sukses Dengan Budidaya Tanaman Kayu Manis Sebagai Bahan Dasar Obat Herbal

Budidaya Tanaman Kayu Manis Sebagai Bahan Dasar Obat Herbal

Untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasan Sukses Dengan Budidaya Tanaman Kayu Manis Sebagai Bahan Dasar Obat Herbal berikut ini :

Tinggi Tempat untuk Budidaya Tanaman Kayu Manis

Beberapa jenis kayu manis dapat tumbuh pada ketinggian hingga 2.000 meter di atas permukaan laut (m dpl), namun C burmannii akan berproduksi dengan baik bila ditanam daerah dengan ketinggian 500-1500 m.dpl. Ketika ditanam di area seluas kurang dari 500 m di atas permukaan laut, tanaman akan tumbuh lebih cepat, tetapi kualitas kulit rendah, ketebalan kulit dan aroma berkurang bila dibandingkan dengan jika jika ditanam di daerah yang lebih tinggi. Untuk tipe C zeylanicum, tumbuh dengan baik di ketinggian antara 0-500 m di atas permukaan laut.

Iklim untuk Budidaya Tanaman Kayu manis

kayu manis tumbuh baik di daerah iklim tropis basah. Iklim tropis basah tersebar hampir di seluruh Indonesia. Faktor iklim yang harus diperhatikan adalah :
  • Curah hujan, kayu manis ingin hujan merata sepanjang tahun dengan jumlah yang cukup di sekitar 2.000-2.500 mm / tahun, jika curah hujan terlalu tinggi akan mempengaruhi hasil yield rendah.
  • Suhu, kayu manis akan tumbuh dengan baik di suhu rata-rata 25 derajat Celcius sampai maksimal 27 derajat Celcius dan minimum 18 derajat Celcius.
  • Kelembaban, kayu manis akan tumbuh dengan baik baik pada kelembaban 70-90%, semakin tinggi kelembaban, semakin baik pertumbuhan tanaman.
  • Sinar matahari, akan mempengaruhi proses fotosintesis tanaman. Cinnamon membutuhkan membutuhkan sinar mata di sekitar 40-70%.

Kondisi Tanah Budidaya Tanaman Kayu Manis

Jenis tanah yang cocok untuk pertumbuhan kayu manis adalah yang kaya humus tanah, remah-remah, pasir dan mudah menyerap air sebagai latosol. Kayu manis juga dapat tumbuh pada jenis andosol tanah, podsolik merah-kuning dan Mediterania. Keasaman (pH) tanah yang cocok untuk kayu manis adalah pH 5,0-6,5.

Persiapan Lahan Budidaya Kayu Manis

Lahan untuk penanaman kayu manis harus jelas dari semak-semak dan gulma. Akar sisa dibersihkan dari tanah, tanah mencangkul berikutnya dua kali sehingga tekstur tanah yang gembur. Mencangkul kedalaman minimal 20 cm. Semakin dalam budidaya, pertumbuhan tanaman akan lebih baik, terutama di lokasi lubang tanam, setelah mencangkul, diratakan tanah kembali.

Untuk sistem monokultur tanam, jarak tanam dapat lebih ketat, mencari penanaman melebar jarak sistem tanam (3 mx 3 m atau 4 mx 4 m). Pada lahan miring, setelah dibersihkan dari semak-semak dan gulma dan dicangkuli, tanah diratakan dengan cara membuat kontur atau teras untuk mencegah erosi. Teras dibuat sesuai dengan jarak yang dengan lebar sekitar 1,5 sampai 2 meter. Setelah jarak tanam ditentukan, maka tanah dipatok sebagai lubang tanam letak.

Penanaman lubang kayu manis yang ideal untuk mengukur 50cm x 50cm x 50cm atau 40cm x 40cm x 40cm. Tanah galian harus dipisahkan antara bagian atas dan bagian bawah, batu atau akar sisa masih di tanah galian dibersihkan.

Selain itu, lubang tanam dibiarkan terbuka selama 1-2 bulan. Setelah menetap 1-2 bulan, lubang tanam ditutupi lagi dengan penggalian tanah. Tapi sebelum itu dimasukkan, bagian bawah tanah digali dicampur dengan pupuk kandang yang digunakan sebanyak 20-30 kg / lubang. Masukkan bagian bawah tanah galian pertama, kemudian diikuti oleh tanah bagian atas. Lubang penutupan dilakukan sebelum musim hujan.

Persiapan benih Budidaya Tanaman Kayu Manis

Bibit kayu manis bisa berasal dari :
Bibit dari biji, yang akan ditanam harus sudah berumur 8-12 bulan di pembibitan, kemudian ditarik perlahan-lahan untuk memasukkan tanah pada akar bibit. Asal usul tunas yang tumbuh benih yang telah dipanen dapat tumbuh di taman setelah akar ditumbuhi. Selain berakar tunas ketinggian ini harus mencapai 50-60 cm (jika tunas terlalu tinggi tidak tahan angin).

Setelah dipisahkan dari bagasi, tunas harus diperlakukan agar tidak mati atau kering sebelum tanam, yaitu dengan membungkus bagian tunas perakaran ke tanah. Bibit dari tunas harus sehat, daun tua dan usia minimal 6 bulan; dan Bibit stek asal, harus sehat, memiliki pertumbuhan yang baik dan memiliki ketinggian sekitar 50-60 cm.

Penanaman Budidaya Tanaman Kayu Manis

Ada dua sistem tanam kayu manis untuk dilakukan adalah :
  1. Sistem monokultur tanam di mana tanah tersebut ditanami hanya satu jenis tanaman saja, menggunakan jarak tanam 1,5 mx 1,5 m (jumlah tanaman 4.400 pohon / ha).
  2. Sistem tumpangsari, sistem tanam di mana tanaman lahhan ditanamani lebih dari satu jenis tanaman. Jenis tanaman yang umumnya digunakan antara tanaman lain, sayuran, buah, kopi dan cengkeh.


Untuk penanaman sistem tumpang sari, jarak yang lebih luas yaitu 2 mx 2 m, 2,5 m x 2,5 m, 3 m x 3 m, 4 m x 4 m atau 5 m x 5 m. Bila menggunakan tanaman, sayuran atau buah musim, jarak digunakan lebih padat bila dibandingkan dengan tanaman buah tahunan atau tanaman pertanian lainnya.

Waktu tanam Budidaya Tanaman Kayu Manis

Waktu yang tepat untuk penanaman adalah pada saat musim hujan. Hal ini karena kayu manis selama beberapa bulan setelah tanam membutuhkan naungan dan banyak air.

Metode Penanaman Budidaya Tanaman Kayu Manis

Setelah lubang dibuat, benih dapat ditempatkan di tengah, kemudian ditimbun tanah. Timbunan tanah harus padat agar kuat menahan terpaan angin dan hujan. Selain tanah yang dipadatkan, biji juga dipatok. Untuk bibit yang berasal dari tunas, menanam sedikit miring. Jumlah daun harus dikurangi untuk mencegah penguapan yang berlebihan dan dapat tumbuh tunas baru.

Demikian artikel Sukses Dengan Budidaya Tanaman Kayu Manis Sebagai Bahan Dasar Obat Herbal yang sempat akmi bagikan pada kesempatan ini dan semoga saja apa yang akmi bagikan ini dapat membantu anda dalam upaya Budidaya Kayu Manis yang merupakan bahan dasar dalam pembuatan obat obatan herbal. Lihat Juga :