Ilmu Biologi : Pengertian Biologi, Objek Biologi, Cabang-cabang Biologi dan Peranan Biologi

Ideparokie.com - Kali ini kita jumpa lagi dan akan kami bagikan sebuah artikel yang bisa membantu anda memahami berbagai Kajian Biologi sehingga dalam mempelajari materi dari mata pelajaran ini akan lebih mudah diterima dan dipahami. dan untuk itu silahkan langsung saja simak Ilmu Biologi : Pengertian Biologi, Objek Biologi, Cabang-cabang Biologi dan Peran Biologi berikut ini :

Ilmu Biologi

Biologi sebagai sebuah mata pelajaran memiliki karakteristik berbeda daripada mata pelajaran lain yang diajarkan di sekolah. Obyek biologi yang berupa makhluk hidup merupakan daya tarik tersendiri yang dapat menarik perhatian dan minat siswa untuk mempelajarinya. Kesalahan klasik yang selalu muncul dalam memahami mata pelajaran ini adalah dianggapnya biologi adalah materi yang harus dihafalkan, sehingga bagi sebagian siswa menganggap biologi sebagai pelajaran yang membosankan.
Ilmu Biologi  Pengertian Biologi, Objek Biologi, Cabang-cabang Biologi dan Peranan Biologi
Ilmu Biologi  Pengertian Biologi, Objek Biologi, Cabang-cabang Biologi dan Peranan Biologi
Biologi merupakan ilmu yang mengkaji/mempelajari makhluk hidup dengan segala permasalahannya. Biologi dari sains yang memiliki karakteristik yang sama dengan sains lainnya. Teknologi menentukan perkembangan ilmu biologi. Sebagai sains, biologi lahir dan berkembang melalui pengataman dan eksperimen yang merupakan langkah-langkah dalam kerja ilmiah. Perkembangan biologi dapat dilihat dari banyaknya objek yang diamati serta semakin banyaknya permasalahan yang perlu dieksperimenkan/diujicobakan. Dari hasil pengamatan yang teliti dan pelaksanaan eksperimen yang semakin mendalam telah diperoleh banyak sekali penemuan pengetahuan tentang biologi, yang pada akhirnya seorang ilmuan tidak sanggup lagi mempelajari secara mendalam seluruh biologi sebagai satu objek studi untuk dikuasai. Seseorang hanya sanggup mendalami sebagian saja objek beserta segala permasalannya.

Pengertian Biologi

Untuk lebih memahami tentang Pengertian Biologi, memang banyak sekali hal ini disebabkan oleh begitu luasnya kjian dari Ilmu Biologi ini, oleh karena itu berikut beberapa Pengertian Biologi sebagai berikut :

Pengertian Bologo Secara Etimologi ( Suku Kata )

Kata Biologi berasal dari bahasa yunani, yaitu bio yang berarti hidup dan logos yang berarti ilmu pengetahuan.Sehingga kita dapat mengartikan bahwa biologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari dan mengkaji tentang kehidupan.Objek kajian biologi berupa benda-benda yang dapat ditangkap oleh alat indra manusia dan oleh alat bantu (contohnya mikroskop).

Pengertian Umum Biologi

Pengertian biologi adalah ilmu yang mempelajari segala hal yang berhubungan dengan makhluk hidup dan kehidupan. Yang dibahas dalam pengertian biologi tidak lain adalah yang masih berkaitan dengan makhluk hidup, seperti zat yang membentuk makhluk hidup, zat yang dibutuhkan makhluk hidup, serta berbagai hal mengenai hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Pengertian Biologi Menurut Para Ahli

Prawirohartono, 2004
Biologi adalah cabang dari ilmu pengetahuan alam (IPA) atau sains, yang mempelajari tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan yang ada di muka bumi.

Ferdinand, 2009
Biologi adalah ilmu tentang makhluk hidup beserta lingkungannya.

Yani, 2009
Biologi berasal dari kata “bios” dan “logos”. Bios artinya kehidupan dan logos artinya ilmu. Jadi, biologi adalah ilmu yang mempelajari makhluk hidup, yang mencakup manusia, tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme.

Firmansyah R, 2009
Biologi adalah ilmu tentang kehidupan. Aspek-aspek kehidupan hewan, tumbuhan, manusia, mikroorganisme, dan hubungan antarmakhluk hidup dipelajari dalam Biologi. Biologi sebagai salah satu cabang IPA menyediakan berbagai pengalaman belajar untuk memahami konsep dan proses sains.

Suwarno, 2009
Biologi adalah cabang ilmu pengetahuan alam (IPA) yang khusus mempelajari tentang makhluk hidup.

Berasal dari Bahasa Belanda dan Bahasa Arab
Biologi sebagai ilmu mengenai kehidupan. Istilah ini diambil dari bahasa Belanda "biologie", yang juga diturunkan dari gabungan kata bahasa Yunani, bios ("hidup") dan logos ("lambang", "ilmu"). Dahulu (sampai tahun 1970-an) digunakan istilah ilmu hayat (yang berarti "ilmu kehidupan"), yang diambil dari bahasa Arab.

Objek Biologi

Objek kajian biologi berkembang seiring dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sehingga makin lama makin rumit. Untuk memudahkan dalam mempelajarinya, tema objek kajian biologi dipilah-pilah menurut tingkatan organisasi kehidupan. Tingkatan-tingkatan organisasi kehidupan secara berurutan yang mulai dari yang paling kecil sampai dengan yang paling besar, yaitu molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, komunitas, ekosistem, bioma, dan biosfer. Terdapat hubungan antara tingkatan-tingkatan tersebut antara lain sebagai berikut :

Objek Biologi Tingkat Molekul

Ditemukannya mikroskop elektron yang dapat memperbesar objek pengamatan sampai dengan 500.000 kali, ahli biologi mengatasi masalah dari kerumitan organisasi kehidupan tingkat molekuler. Dengan menggunakan alat dan teknologi kimia modern, struktur dalam sel dapat dipisahkan menjadi makro-makromolekul bahkan sampai ke atom-atomnya. Umumnya, tubuh organisme mengandung molekul yang tersusun atas atom karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), dan nitrogen (N). Jenis molekul yang terdapat dalam tubuh organisme adalah karbohidrat, protein, lipid (lemak), dan asam nukleat. 

Objek Biologi Tingkat Sel

Molekul organik membentuk organel sel, yang kemudian organel berfungsi membentuk sebuah sel. Sel adalah satuan kehidupan terkecil makhluk hidup. Sel mempunyai organel dengan fungsi yang beragam, seperti inti sel (nukleus) yang berfungsi mengatur metabolisme sel, mitokondria berfungsi untuk respirasi seluler, dan ribosom yang berfungsi untuk sintetis protein.

Objek Biologi Tingkat Jaringan 

Organisasi kehidupan di tingkat jaringan terjadi di organisme multiseluler (bersel banyak). Sedangkan pada organisme uniseluler tidak ada di tingkat jaringan karena aktivitas kehidupan diatur dan dilaksanakan oleh sel itu sendiri. Aktivitas kehidupan organisme multiseluler dilaksanakan banyak sel dengan terorganisasi dengan baik dalam satu kesatuan fungsi tertentu.
  1. Jaringan
    Jaringan adalah kumpulan sel yang mempunyai bentuk sama dengan fungsi tertentu. Contoh jaringan tumbuhan tingkat tinggi adalah epidermis, parenkim palisade, parenkim spons, sklerenki, xilem, floem, kambium dan gabus. Contoh jaringan di tingkat hewan tingkat tinggi dan manusia adala lemak, tulang, otot, saraf, darah, dan limfe (getah bening).
  2. Organ
    Organ adalah kumpulan dari beberapa macam jaringan yang melakukan fungsi tertentu. Contoh organ tumbuhan tingkat tinggi, adalah akar, batang, daun, bunga, dan buah. Contoh organ hewan tingkat tinggi dan manusia adalah jantung, hati, lambung, hidung, paru-paru, telinga, dan usus.

  3. Sistem Organ
    Sistem Organ adalah sebagian organ yang melakukan fungsi tertentu. Contoh sistem organ hwan tingkat tinggi dan manusia yaitu, sistem pencernaan makanan, sistem reproduksi, sistem peredaran darah, dan sistem koordinasi. 


Objek Biologi Tingkat Individu, Populasi dan Komunitas 

Objek Bilogi Tingkat Idividu ini dapatdibedakan atas beberapa bagian sebagai berikut :
  1. Individu
    Individu adalah makhluk hidup tunggal. Contoh individu adalah sebatang pohon kelapa, seorang manuia, seekor semut.
  2. Populasi
    Populasi adalah kumpulan individu dengan spesies sama yang berinteraksi dan hidup di wilayah tertentu. Contoh populasi adalah sekumpulan pohon kepala dikebun, dan sejumlah semut yang hidup diluang sebatang pohon.

  3. Komunitas
    Komunitas adalah kumpulan populasi berbagai spesies dan saling berinteraksi dalam area tertentu. Contoh komunitas adalah seluruh organisme yang hidup di suatu sawah yang terdiri dari populasi tanaman padi, serangga, ular, burung, tikus dan semut. 


Objek Biologi Tingkat Ekosistem, Bioma, dan Biosfer

Objek Biologi Tingkat Ekosistem, Bioma, dan Biosfer dapat dibedakan sebagai berikut :
  1. Ekosistem 
    Ekosistem adalah tingkatan organisasi kehidupan yang saling berinteraksi antara organisme dan lingkungan abiotiknya.  Kompone-komponen organisme meliputi manusia, hewan, tumbuhan ,bakteri, jamur, ganggang, dan lainnya. Organisme tersebut terjalin hubungan dalam suatu jaring-jaring makanan (peristiwa makan dan dimakan). Suatu organisme dalam suatu ekosistem dapat berperan sebagai produsen (penghasil makanan), konsumen (pemakai), atau dekomposer (pengurai). Komponen lingkungan abiotik terdiri dari air, udara, mineral, cahaya matahari, angin, tanah, suhu, batu, pH, topografi, dan salinitas.

  2. Bioma
    Bioma adalah ekosistem terestrial yang umumnya dipengaruhi oleh iklim regional yang diklasifikasikan berdasarkan vegetasi dominan atau organisme dengan beradaptasi di lingkungan tertentu. Bioma meliputi daerah yang luas dan tumbuhan tertentu yang dominan. Permukaan bumi terdiri tujuh macam bioma, seperti taiga, tundra, sabana, gurun, padang rumput, hutan gugu,  dan hutan hujan tropis.

  3. Biosfer
    Biosfer adalah lapisan bumi yang di dalamnya terdapat suatu kehidupan. Bumi merupakan tempat hidup kita dengan ciri utama mengandung oksigen yang dibutuhkan untuk menunjang kehidupan organisme. 


Cabang-cabang Ilmu Biologi

Berbicara Masalah Cabang-cabang Ilmu Biologi memang sangat banyag dan tidak menutup kemungkinan Cabang-cabang Biologi ini akan terus berkembang seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Berikut Cabang-cabang Ilmu Biologi yang kami bagikan beserta pengertiannya :
  1. Aerobiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari partikel organik yang dapat diangkut oleh udara
  2. Agroforestri,  adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari bentuk pengelolaan sumber daya yangmemadukan kegiatan pengelolaan hutan atau pohon kayu-kayuan dengan penanaman komoditas atau tanaman jangka pendek
  3. Agronomi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang tanaman budidaya
  4. Algologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang alga
  5. Anatomi atau ilmu urai tubuh, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh
  6. Anatomi, Perbandingan, ilmu mengenai persamaan dan perbedaan anatomi dari makhluk hidup.
  7. Andrologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang macam hormon dan kelainan reproduksi pria
  8. Anestesiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari penggunaan anestesi.
  9. Angiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari penyakit sistem peredaran darah dan sistem limfatik
  10. Antropologi biologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari penelitian biologis dan budaya tentang keanekaragaman manusia, evolusi manusia, dan pembandingan anatomi, perilaku, sejarah, dan ekologi primat di masa lampau dan kini
  11. Apiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang lebah termasuk ternak lebah
  12. Arachnologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang laba-laba.
  13. Artrologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang sendi (penyakit sendi)
  14. Artropodologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang hewan artropoda
  15. Astrobiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari evolusi, distribusi, dan masa depan kehidupan di alam semesta
  16. Bakteriologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang bakteri
  17. Batrakologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang amphibian
  18. Biofarmaka, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari budidaya tanaman obat
  19. Bioinformatika, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis
  20. Biologi Air Tawar, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari kehidupan dan ekosistem habitat air tawar
  21. Biologi Evolusioner, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari asal-usul spesies yang memiliki nenek moyang sama, dan penurunan spesies, serta perubahan, pertambahan, dan diversifikasinya sejalan dengan waktu.
  22. Biologi Integratif, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari organisme secara keseluruhan melalui fokus antarmuka antara biologi dan fisika, kimia, teknik, pencitraan, dan informatika
  23. Biologi Kelautan, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari kehidupan di laut (makhluk hidup beserta interaksinya dengan lingkungan)
  24. Biologi Konservasi, studi tentang pelestarian, perlindungan, dan restorasi lingkungan alam, ekosistem alami, vegetasi, dan satwa liar
  25. Biologi Kuantum, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari aplikasi dari mekanika kuantum terhadap objek biologi dan permasalahannya
  26. Biologi Lingkungan, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari lingkungan beserta permasalahan dan solusinya, dengan mengintegrasikan akademik ilmu fisik dan biologi
  27. Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul
  28. Biologi Pembangunan, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari lingkungan hidup dalam ruangan
  29. Biologi Perkembangan, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang proses pertumbuhan dan perkembangan organism
  30. Biologi Populasi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang populasi organisme, terutama pengaturan jumlah populasi, ciri-ciri sejarah kehidupan populasi, dan kepunahannya
  31. Biologi Psikologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari pengaruh timbal balik antara bidang psikologis dan biologis terhadap satu sama lain
  32. Biologi Reproduksi, cabang biologi yang mendalami tentang perkembangbiakan
  33. Biologi Sintesis, adalah cabang ilmu biologi yang menggabungkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mempelajari desain dan konstruksi fungsi biologis baru serta sistem yang tidak ditemukan di alam
  34. Biokimia, kajian biologi yang mempelajari kimia makhluk hidup
  35. Biofisika. cabang ilmu biologi yang mengkaji aplikasi aneka perangkat dan hukum fisika untuk menjelaskan aneka fenomena hayati atau biologi
  36. Biogeografi, cabang dari biologi yang mempelajari tentang keaneka ragaman hayati berdasarkan ruang dan waktu
  37. Biomatematika, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari penelitian kuantitatif dari proses biologis, dengan penekanan pada pemodelan
  38. Biomekanika, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari penerapan prinsip mekanik untuk sistem biologis
  39. Bionik, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari penerapan metode biologis dan sistem yang ditemukan di alam untuk penelitian dan desain sistem rekayasa dan teknologi modern
  40. Biostatistika, (gabungan dari kata biologi dengan statistika; kadang-kadang dirujuk sebagai biometri atau biometrika) adalah penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi
  41. Bioteknologi, cabang adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa
  42. Botani, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang tumbuhan
  43. Bryologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang bryophyte
  44. Cetologi, ilmu pengetahuan yang mempelajari cetacean
  45. Conchologi, ilmu pengetahuan yang mempelajari kulit moluska
  46. Dendrokronologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari analisis cincin lingkaran tahunan pada batang berkambium
  47. Dendrologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana dan semak
  48. Dermatologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari kulit dan penyakitnya
  49. Ekofisiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari adaptasi fisik suatu organisme terhadap kondisi lingkungannya
  50. Ekologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya
  51. Ekologi molekuler, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari ekologi pada tingkat molekul
  52. Embriologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang perkembangan embrio
  53. Endokrinologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang hormone
  54. Entomologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang serangga
  55. Epidemiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang penularan penyakit
  56. Epigenetik, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari perubahan dalam ekspresi gen yang disebabkan oleh mekanisme selain perubahan dalam urutan DNA yang mendasarinya
  57. Epizoologi, ilmu mengenai penyakit menular yang menjangkiti hewan, biasanya hewan ternak
  58. Etnobiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari hubungan yang dinamis antara manusia, biota, dan lingkungan dari jaman dahulu hingga sekaranz
  59. Etnobotani, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari hubungan manusia dan tumbuhan
  60. Etnozoologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari hubungan manusia dan hewan
  61. Etologi, cabang ilmu zoologi yang mempelajari perilaku atau tingkah laku hewan, mekanisme serta faktor-faktor penyebabnya
  62. Eugenetika, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang pewarisan sifat
  63. Evolusi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang
  64. Enzimologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang enzim
  65. Farmakologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari obat-obatan, interaksi dan efeknya terhadap tubuh manusia
  66. Fenologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari pengaruh iklim atau lingkungan sekitar terhadap penampilan suatu organisme atau populasi
  67. Fikologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang alga.
  68. Filogeni, kajian mengenai hubungan di antara kelompok-kelompok organisme yang dikaitkan dengan proses evolusi yang dianggap mendasariny
  69. Fisiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh
  70. Fisioterapi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang pengobatan terhadap penderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot
  71. Fitopatologi, cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan akibat serangan patogen ataupun gangguan ketersediaan hara
  72. Florikultura, ilmu hortikultura yang mempelajari segala hal tentang tanaman hias
  73. Gastrologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang salurang pencernaan, terutama lambung dan usus
  74. Genetika, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang pewarisan sifat
  75. Genetika Ekologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari genetika dalam ciri-ciri ekologi
  76. Genetika Evolusioner, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari evolusi dari pewarisan sifat mahkluk hidup
  77. Genetika Kuantitatif, Cabang genetika yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik)
  78. Geobiologi, adalah cabang ilmu biologi yang menggabungkan geologi dan biologi untuk mempelajari interaksi organisme dengan lingkungan mereka
  79. Geriatri, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari penyakit dari kaum berusia lanjut
  80. Gerontologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari melalui berbagai aspek terhadap proses penuaan yaitu melalui pendekatan biologis, psikologis, sosial, ekonomi, kesehatan dan lingkungan
  81. Genetika, adalah cabang ilmu biologi yang membahas transmisi bahan genetik pada ranah populasi
  82. Genetika kuantitatif, cabang genetika yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik), yang tidak bisa dijelaskan secara langsung melalui hukum pewarisan Mendel
  83. Genetika molekuler, cabang genetika yang mengkaji bahan genetik dan ekspresi genetik di tingkat subselular (di dalam sel)
  84. Genetika populasi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari transmisi bahan genetik pada ranah populasi
  85. Ginekologi, adalah cabang ilmu biologi yang khusus mempelajari penyakit-penyakit sistem reproduksi wanita (rahim, vagina dan ovarium)
  86. Genomika, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang bahan genetik dari suatu organisme atau virus
  87. Helminthologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang cacing
  88. Hematologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan penyakitnya
  89. Herbakronologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari analisis cincin pertumbuhan tahunan (atau cincin sederhana tahunan) dalam xylem akar sekunder tanaman herbaceous
  90. Herpetologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari reptilia dan ampibia (ular dan kadal)
  91. Histologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang jaringan
  92. Histopatologi, cabang biologi yang mempelajari kondisi dan fungsi jaringan dalam hubungannya dengan penyakit
  93. Higiene, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang kesehatan makhluk hidup
  94. Hortikultura, ilmu pertanian yang mempelajari budidaya tanaman dari proses menanam sampai pasca panen yang meliputi tanaman sayur, buah-buahan, dan tanaman hias
  95. Hortikultura Lanskap, ilmu hortikultura yang khusus membahas tentang pemanfaatan tanaman hortikultura, terutama tanaman hias dalam penataan lingkungan
  96. Ikhtiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang ikan
  97. Ilmu gulma, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari gulma, perilakunya, dan pengendaliannya
  98. Ilmu kedaruratan medis, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari pertolongan pertama pada suatu penyakit
  99. Ilmu kedokteran forensik, adalah cabang ilmu biologi yang memanfaatkan ilmu kedokteran untuk kepentingan penegakan hokum
  100. Ilmu kedokteran gigi, ilmu mengenai pencegahan dan perawatan penyakit atau kelainan pada gigi dan mulut melalui tindakan tanpa atau dengan pembedahan
  101. Ilmu kedokteran hewan, adalah cabang ilmu biologi yang menerapkan prinsip-prinsip ilmu kedokteran, diagnosis, dan terapi pada hewan
  102. Ilmu kedokteran molekuler, ilmu kedokteran yang mengkaji tingkat molekul
  103. Ilmu kesehatan masyarakat, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari pemeliharaan, perlindungan, dan peningkatan kesehatan masyarakat melalui usaha-usaha pengorganisasian masyarakat
  104. Ilmu pemuliaan, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari kegiatan manusia dalam memelihara tumbuhan atau hewan untuk menjaga kemurnian galur atau ras sekaligus memperbaiki produksi atau kualitasnya melalui penerapan genetika
  105. Ilmu produksi ternak, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari perawatan ternak dengan benar dalam rangka meningkatkan kualitas dari produk ternak tersebut
  106. Ilmu teknologi enzim, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang teknologi yang dapat digunakan untuk menghasilkan enzim
  107. Imunohematologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang golongan darah
  108. Imunologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh
  109. Imunoserologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari identifikasi terhadap antibodi, investigasi masalah sistem kekebalan tubuh, dan mempelajari kecocokan organ untuk transplantasi
  110. Informatika kedokteran, adalah cabang ilmu biologi yang berurusan dengan penyimpanan, penarikan dan penggunaan data, informasi, serta pengetahuan biomedik secara optimal untuk tujuan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan
  111. Kardiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah
  112. Karsinologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang crustacean
  113. ladistika, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari metode klasifikasi spesies organisme ke dalam kelompok yang terdiri dari organisme nenek moyang dan semua keturunannya
  114. Klimatologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari gambaran dan penjelasan sifat iklim, mengapa iklim di berbagai tempat di bumi berbeda , dan bagaimana kaitan antara iklim dan dengan aktivitas manusia
  115. Kriobiologi, studi tentang bahan dan sistem biologis dengan suhu dibawah normal
  116. Kriptozoologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari pencarian hewan yang keberadaannya belum terbukti
  117. Kronobiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari fenomena dalam mahkluk hidup secara periodik dan adaptasi mereka terhadap ritme bulan dan matahari
  118. Likenologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari lumut, simbiosis organisme terdiri dari asosiasi simbiosis akrab dari alga mikroskopis dengan jamur filamen.
  119. Limnologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang rawa
  120. Malakologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang moluska
  121. Mamologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang mammalia
  122. Mellisopalinologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari serbuk sari yang terkandung dalam madu dan sumber serbuk sari tersebut
  123. Metabolomika, kajian dalam biologi molekular yang memusatkan perhatian pada keseluruhan produk proses enzimatik yang terjadi di dalam sel
  124. Mikobiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang jamur
  125. Mikrobiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang organisme mikro
  126. Mikrobiologi kedokteran, studi mikroorganisme termasuk bakteri, virus, jamur dan parasit yang penting bagi medis dan mampu menyebabkan penyakit pada manusia.
  127. Miologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang otot
  128. Mirmekologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang rayap
  129. Morfologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organisme
  130. Nasofaringologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang nasofaring
  131. Nematologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang nematoda
  132. Nefrologi, cabang medis internal yang mempelajari fungsi dan penyakit ginjal
  133. Neufarmakologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari narkoba yang mempengaruhi fungsi seluler di dalam system saraf
  134. Neuroethologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari kebiasaan hewan beserta saraf yang berperan aktif dalam mengendalikan kebiasaan tersebut
  135. Neurologi, adalah cabang ilmu biologi yang menangani penyimpangan pada sistem saraf
  136. Neurosains, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari sistem saraf atau sistem neuron
  137. Neurosains Evolusioner, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari evolusi dan sejarah alami struktur dan fungsi sistem saraf
  138. Nosologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari bagian pengelompokan penyakit untuk tujuan tertentu
  139. Nutrisi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari penyediaan bahan yang diperlukan (dalam bentuk makanan) untuk mendukung kehidupan sel dan organisme
  140. Obstetri, ilmu kedokteran yang berhubungan dengan persalinan, hal-hal yang mendahuluinya dan gejala-gejala sisanya
  141. Oftalmologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang mata (penyakit mata)
  142. Olerikultura, ilmu hortikultura yang mempelajari segala hal tentang sayur
  143. Onkologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya
  144. Ontogeni, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa
  145. Ornitologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang burung
  146. Organologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang organ
  147. Ortodonti, ilmu kedokteran gigi yang berhubungan dengan faktor variasi genetik, pertumbuhkembangan dan bentuk wajah serta cara faktor tersebut mempengaruhi oklusi gigi dan fungsi organ di sekitarnya.
  148. Ortopedi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari cedera akut, kronis, dan trauma, serta gangguan lain pada system muskuloskeletal
  149. Oseanografi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang laut, termasuk kehidupan laut, lingkungan, geografi, cuaca, dan aspek lain yang mempengaruhi laut
  150. Osteologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang tulang
  151. Otolaringologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari meneliti diagnosis dan pengobatan penyakit telinga, hidung, tenggorokan, serta kepala dan leher.
  152. Otologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang telinga dan kelainannya serta operasi mikro telinga.
  153. Palaentologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang fosil
  154. Paleobotani, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tumbuhan masa lampau
  155. Paleozoologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang hewan purba
  156. Palinologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari polinomorf yang ada saat ini dan fosilnya, diantaranya serbuk sari, sepura, dinoflagelata, kista, acritarchs, chitinozoa, dan scolecodont, bersama dengan partikel material organik dan kerogen yang terdapat pada sedimen dan batuan sedimen
  157. Parasitologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang parasit
  158. Patologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang penyakit
  159. Patologi anatomi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari kelainan struktur mikroskopik dan makroskopik berbagai organ dan jaringan yang disebabkan penyakit atau proses lainnya
  160. Patologi Klinik, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari kelainan yang terjadi pada berbagai fungsi organ atau sistem organ
  161. Pediatri, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari masalah penyakit pada bayi dan anak
  162. Penelitian Biomedis, adalah ilmu penelitian dasar, terapan, atau translasi yang dilakukan untuk membantu dan mendukung pengetahuan di bidang kedokteran
  163. Perinatologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari kesehatan janin dalam kandungan dan kesehatan bayi yang baru lahir
  164. Periodonti, adalah cabang ilmu biologi mempelajari aspek klinis dari jaringan yang mendukung gigi
  165. Planktologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang plankton
  166. Pomologi, ilmu hortikultura yang mempelajari segala hal tentang buah
  167. Primatologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang primate
  168. Proktologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari gangguan pada rektum, anus, dan usus besar
  169. Proteomika, kajian secara molekular terhadap keseluruhan protein yang dihasilkan dari ekspresi gen di dalam sel.
  170. Protozoologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang protozoa
  171. Psikiatri, adalah cabang ilmu biologi kedokteran jiwa
  172. Pteridologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang tumbuhan paku
  173. Pulmonologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang paru-paru
  174. Radiologi, adalah cabang ilmu biologi untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi geombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik
  175. Reumatologi, adalah cabang ilmu biologi yang ditujukan untuk diagnosis dan terapi kondisi dan penyakit yang mempengaruhi sendi, otot, dan tulang
  176. Rekayasa Genetika, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetis
  177. Rematologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari diagnosis dan terapi penyakit rematik
  178. Rodentiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang rodentia
  179. Sitologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang sel (Biologi Sel)
  180. Sanitasi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang kesehatan lingkungan
  181. Simbiologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari hubungan simbiosis antar mahkluk hidup
  182. Sindesmologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang sendi
  183. Sosiobiologi, bidang studi ilmiah yang didasarkan pada asumsi bahwa perilaku sosial telah dihasilkan dari evolusi dan upaya untuk menjelaskan dan memeriksa perilaku sosial dalam konteks tersebut
  184. Stomatologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari mulut beserta penyakit-penyakitnya
  185. Taksonomi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup
  186. Teknik Biokimia, cabang ilmu dari teknik kimia yang berhubungan dengan perancangan dan konstruksi proses produksi yang melibatkan agen biologi
  187. Teknik Biomedis, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari prinsip teknis untuk praktik kedokteran
  188. Teratologi adalah adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang perubahan formasi dari sel, jaringan, dan organ yang dihasilkan dari perubahan fisiologi dan biokimia.
  189. Toksikogenomik, adalah cabang ilmu biologi pengumpulan, interpretasi, dan penyimpanan informasi tentang gen dan aktivitas protein dalam jaringan tertentu dari suatu organisme dalam menanggapi zat beracun.
  190. Toksikologi, pemahaman mengenai pengaruh-pengaruh bahan kimia yang merugikan bagi organisme hidup.
  191. Transkriptomika, bagian dari biologi molekular yang mengkaji tentang produk transkripsi secara keseluruhan (transkriptom)
  192. Traumatologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari luka, terapi bedah, maupun perbaikan kerusakannya
  193. Urologi, cabang ilmu kedokteran yang mencakup ginjal dan saluran kemih pada pria dan wanita baik dewasa dan anak serta organ reproduksi pada pria
  194. Veneorologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari penyakit menular seksual
  195. Virologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang virus
  196. Viscerologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari organ dalam
  197. Xenobiologi, adalah cabang ilmu biologi pengetahuan spekulatif tentang adanya makhluk hidup selain di bumi
  198. Zoologi, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang hewan
  199. Zoologi Perbandingan, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari persamaan dan perbedaan antar hewan
  200. Zoosemiotik, adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang hubungan antar hewan


Peranan Biologi dalam Kehidupan

Peranan biologi dalam kehidupan sehari-hari beserta contoh-contohnya :
  1. Bidang kedokteran, contohnya teknik bayi tabung, metode keluarga berencana (KB), pencangkokan organ tubuh, bedah plastik, dan terapi gen.
  2. Bidang farmasi, contohnya pembuatan vitamin sintetik, vaksin, antibodi monoklonal, hormon insulin buatan, enzim-enzim buatan, antibiotik untuk bakteri dan jamur, serta obat-obatan tradisional dan modern.
  3. Bidang teknologi pangan, contohnya pembuatan keju, sosis, kecap, tapai, tempe, oncom, tauco, sarde, nata de coco, yoghurt, makanan suplemen, PST (Protein Sel Tunggal), dan teknologi pengawatan makanan.
  4. Bidang pertanian, contohnya penemuan bibit ungul, tanaman transgenik(tanaman hasil rekayasa genetika), teknologi hidroponik, kultur jaringan, dan pemandulan hama.
  5. Bidang peternakan, contohnya inseminasi buatan (kawin suntik), kloning untuk hewan, ayam petelur tanpa dibuahi pejantan, dan hewan ternak yang bermutu unggul lainnya (memproduksi susu, daging, dan telur berkualitas tinggi).
  6. Bidang perikanan, contohnya budidaya kerang penghasil mutiara, budidaya udang windu, dan budidaya ikan hias
  7. Bidang industri, contohnya teknik pemisahan logam dari bijihnya dengan menggunakan bakteri.
  8. Bidang pengololaan lingkungan hidup, contohnya pengolahan limbah dengan menggunakan mikroorganisme, menguraikan tumpahan minyak di laut dan plastik dengan bakteri dan lain sebagainya.


Itulah ulasan dari kami tentang Ilmu Biologi : Pengertian Biologi, Objek Biologi, Cabang-cabang Biologi dan Peran Biologi yang sempat kami bagikan pada kesempatan ini dan jangan lupa baca juga :
  1. Materi Biologi Kelas XI Semester 1 dan 2 SMA / MA Update Terbaru dan Terlengkap
  2. Materi Biologi Kelas X Semester 1 dan2 SMA / MA Update Terbaru dan Terlengkap