Cerita Lucu Pengalaman : Perampokan Konyol, Tertinggal di Taksi, Ruang Operasi, Sesuai Umur, Anak Kecil, Berkeringat dll.

Cerita Pengalaman Lucu - Banyak sekali kejadian bahkan tidak disengaja apalagi direncanakan yang menimpa kita, dan beberapa diantaranya kadan sangat lucu, menghebohka, ataupun kadang juga bersifat konyol. melalui kesempatan ini kami akan bagikan beberapa Cerita Lucu Pengalaman : Perampokan Konyol, Tertinggal di Taksi, Ruang Operasi, Sesuai Umur, Anak Kecil, Berkeringat dll. sebagai berikut :
Cerita Lucu Pengalaman  Perampokan Konyol, Tertinggal di Taksi, Ruang Operasi, Sesuai Umur, Anak Kecil, Berkeringat dll.
Cerita Lucu Pengalaman  Perampokan Konyol, Tertinggal di Taksi, Ruang Operasi,
Sesuai Umur, Anak Kecil, Berkeringat dll.

Cerita Pengalaman Lucu Kisah Perampokan Konyol

Orang ini masuk ke toko dengan tembakan senjata dan menuntut semua uang dari laci kas. Setelah kasir menempatkan uang tunai dalam tas, perampok melihat sebotol scotch di belakang meja di rak. Dia mengatakan kepada kasir untuk memasukkannya ke dalam tas juga, tapi kasir menolak dan berkata, "Saya tidak percaya Anda lebih dari 21." 

Perampok mengatakan iya, tapi petugas masih menolak untuk memberikan scotch kepadanya karena dia tidak percaya padanya. Pada titik ini perampok mengambil SIM keluar dari dompetnya dan memberikannya kepada petugas. 

Petugas melihatnya atas, dan setuju bahwa orang itu sebenarnya lebih dari 21 dan ia meletakkan scotch dalam tas. Perampok kemudian berlari dari toko dengan hasil jarahannya. 

Kasir segera menelepon polisi dan memberikan nama dan alamat dari perampok bahwa di SIM. Mereka menangkap perampok dua jam kemudian.

Cerita Pengalaman Lucu Merasa Handphone Tertinggal di Taksi

Hari itu hujan mengguyur dengan lebatnya, aku buru-buru numpang taksi pulang ke hotel. Sesudah turun dari taksi, aku menemukan bahwa HP-ku telah hilang, maka tak peduli waktu itu masih sedang hujan deras, aku segera mengejar taksi itu sambil berteriak-teriak: "Pak sopir, tolong berhenti! Tolong berhenti sebentar!"

Sesudah aku lari sejauh kira-kira 100 meter, aku menemukan tangan kiriku sedang mencengkam sebuah HP, tetapi pada saat itu sopir taksi itu juga sudah menghentikan mobilnya, ia menanyaku ada urusan apa.

Aku berdiri di tengah guyuran hujan berteriak: "Hujan sedang turun dengan lebatnya, Bapak mengendarai mobil hati-hati, jangan terlalu buru-buru!", kemudian aku membalik dan lari menuju ke arah hotel.

Pengalaman Suster di Ruang Operasi

Saat isteriku masih ditugaskan menjadi calon suster yang berpraktek di sebuah rumah sakit, ia beruntung sekali bisa mendapat kesempatan bekerja sama dengan seorang dokter ahli bedah yang sangat terkenal di kota kecil itu. Sekali peristiwa, saat sebuah operasi berlangsung separo jalan, isteriku yang sedang bekerja dengan tekun dan penuh perhatian tiba-tiba mendengar dokter ahli itu berkata: 

"Mbak, tolong bantu carikan radio panggilku yang telah berdering sebanyak dua kali."

Waktu itu isteriku agak kalang kabut, maka ia segera meraba-raba bagian depan jas putih yang dikenakan dokter untuk mencari handphone tersebut; melihat keadaan ini beberapa teman sejawat yang ada di dalam ruang operasi pada tersenyum geli. Pada saat tangannya dengan gerakan kikuk meraba-raba pinggang sang dokter, dokter tiba-tiba berhenti sebentar melakukan operasinya dan dengan memelototkan mata berkata dengan suara yang agak keras: "Mbak, aku benar-benar tak ingin mengganggu dirimu, tetapi handphoneku itu sekarang bukan ada jasku, melainkan ada di atas meja itu."

Cerita Pengalaman Lucu Uang Jajan Sesuai Umur

Noya, kemenakan laki-lakiku, saat berumur 6 tahun, Ibu dan Bapaknya setiap minggu memberinya uang jajan sebanyak 6 dollar. Pada Hari Ulang Tahunnya yang ke 7, Ibunya menjanjikan selanjutnya setiap minggu ia akan diberi uang jajan 7 dollar, maka itu ia senangnya bukan main.

"Hura! Hura!" katanya: "aku sungguh mati mengharapkan bisa cepat-cepat berumur 50 tahun!"

Cerita Pengalaman Lucu Anak Kecil yang Aman

Agar anak perempuan kecilku aman, aku selalu mengajar dan menasehatinya jangan berbicara dengan orang yang tak dikenalnya. Pada suatu hari waktu sedang lepas sekolah, aku pergi ke halte bus bermaksud menjemputnya.

Ketika itu aku kelihatan seorang anak perempuan kecil lainnya sedang berdiri sendirian di sana, nampaknya ia juga lagi menunggu seseorang akan datang menjemputnya. Untuk meninggalkan dia seorang diri di sana aku merasa tak sampai hati, maka aku dengan aktif menanyanya dia tinggal di mana.

Pada waktu itu anakku segera berkata kepada anak perempuan kecil itu dengan suara yang keras: "Jangan berbicara dengan dia! Jangan hiraukan dia!"

Aku betul-betul terhentak dan tercengang, aku segera menanya anak perempuanku mengapa ia berkata demikian.

"Bagi dia, kamu kan juga orang yang tak dikenalnya, maka itu dia sudah seharusnya juga tak boleh berbicara dengan dirimu." jelasnya.

Cerita Pengalaman Lucu Penyakit Mudah Berkeringat

Aku mempunyai suatu penyakit, yaitu suka sekali berkeringat, dan yang membuat diriku merasa aneh, saat berjalan biasanya keringatku tak keluar, tapi begitu aku berhenti berjalan, keringatku segera mengucur tak habis-habisnya.

Pada suatu hari aku mendampingi cewekku jalan-jalan ke sebuah plaza, kebetulan kami sedang melewati sebuah etalase yang khusus menjual berbagai perhiasan, maka itu kami ingin sambil lalu melihat-lihatnya. Karena keringatku tiba-tiba keluar dengan derasnya, Mbak pramuniaga dengan penuh prihatin menyodorkan sehelai handuk sambil berkata:

"Jangan terlalu tegang, Pak. Di sini semua harga yang terpasang bisa mendapatkan potongan harga."

Cerita Pengalaman Lucu Alat Bantu Pendengaran Rusak Kena Air

Tak lama yang lalu Kakek membelikan Nenek sepasang alat bantu pendengar yang mutu suaranya sangat baik dan harganya pun juga sangat mahal.

Pada suatu hari saat cuci rambut, Nenek telah lalai menanggalkannya. Hal ini kebetulan terlihat olehku, maka itu Nenek dengan suara rendah berkata kepadaku:

"Untung, yang kelihatan dirimu, kalau kakekmu mengetahui alat bantu pendengar ini rusak karena kelalaian diriku, ia pasti akan ngomel tiada habis-habisnya."

Cerita Pengalaman Lucu Cara Membujuk Anak Agar Mau Menghabiskan Makan

Saat berumur 4 tahun, anak laki-laki kami bila makan sering menyisakan banyak sisa nasi di mangkuknya, maka itu isteriku pernah beberapa kali menegurnya: 

"Sehabis makan, kalau dalam mangkuk nasimu terdapat berbutir-butir nasi sisa makan, kelak kamu tentu akan mempersunting isteri yang berwajah bopeng."

Sesudah lewat beberapa minggu, waktu anak kami mengaca di depan cermin menemukan mukanya terdapat beberapa tahi lalat, dengan muram ia berkata kepada Ibunya:
"Calon isteriku tentu sering menyisakan sisa nasi di mangkuknya."

Cerita Pengalaman Lucu Contoh Tugas Sales Promotion Girl Produk Parfum

Pada suatu hari Minggu, aku sedang berbersih-bersih di rumah. Tiba-tiba bel pintu rumahku berdering, begitu pintu kubuka, seorang wanita muda berkata kepadaku dengan tangan membawa beberapa botol kosmetik: "Selamat pagi, Mbak. Aku adalah seorang sales promotion girl dari perusahaan X, barang-barang kosmetik kami sangat cocok dengan Mbak, Mbak boleh mencoba satu seri, kujamin sesudah menggunakannya Mbak pasti akan nampak lebih muda beberapa tahun."

Aku mengatakan bahwa diriku tidak membutuhkannya, tapi wanita itu tetap ngotot menjajakannya seakan-akan tak mau melepaskan diriku. Melihat dia orangnya bandel dan sulit kuhadapi, aku terpaksa berkata: "Maaf, aku adalah seorang pembantu rumah tangga."

Begitu mendengar perkataanku ini, kegairahannya dalam berpromosi nampak turun dengan drastis. Saat bersiap-siap pergi dengan membalikkan badan, putriku keluar dari kamarnya.

Senyum manis segera tersungging kembali di bibir wanita itu, kemudian dia pun berkata: "Kamu noni dari rumah ini, ya? Ibumu ada di rumah ngga?"

"Aku bukan noni, aku adalah anak perempuan pembantu rumah tangga rumah ini."

Cerita Pengalaman Lucu Satu Paket Untuk Ayam

Beberapa hari yang lalu aku melihat ada sebuah restoran memasang iklan singkat: "Satu paket untuk ayam hanya 5000 Rupiah", Maka itu aku segera berjalan masuk ke restoran tersebut dan langsung memesan satu paket.

Tak lama kemudian, seorang pramusaji mengantar semangkuk jagung. Pada saat ini aku baru sadar ia ternyata adalah satu paket makanan ayam. Hihihi...

Cerita Pengalaman Lucu Tes Pendengaran

Karena perekrutan militer waktu itu di luar kemauanku sendiri, maka dalam menjalin hubungan dengan orang lain aku selalu mengambil sikap kesal hati dan bermusuhan.

Pada saat tes medis, dokter pernah menanyai aku dengan suara yang rendah: "Kamu apa bisa membaca huruf-huruf di dinding itu?"

Dengan tak senang dan dengan sengaja aku menjawab: "Huruf yang mana?"

Dokter berkata: "Oke, pendengaranmu normal!"

Cerita Pengalaman Lucu Mobil Tidak Bisa Masuk ke Alamat

Saat baru masuk kuliah di sebuah universitas, Hartono selalu tak ingat akan alamat pos sekolahnya, maka itu ia setiap hari tak henti-hentinya komat-kamit, layaknya seorang pemain sedang berusaha menghapalkan sebuah teks sandiwara saja. Lama kelamaan alamat pos itu akhirnya hapal juga di kepalanya, tetapi begitu kurang hati-hati atau lengah sedikit, ia bisa meluncur dari mulutnya dengan tak sengaja.

Pernah sekali terjadi dia hendak balik ke kampus dengan menumpang taksi, si sopir menanyanya: "Anda mau ke mana?"

"Aku mau ke Daerah anu, Jalan anu, Universitas anu, kotak pos No. 28." jawab Hartono.

Si sopir segera menjawab: "Maaf, Pak, mobil ini tak bisa masuk ke kotak pos..."

Cerita Pengalaman Lucu Cara Mengambil Sampel Urine Anak-anak

Di klinik anak, aku memberikan sebuah cangkir penampung sampel air seni kepada seorang pasien cilik. Aku minta dia pergi ke toilet untuk mengisi penuh cangkir itu.

Beberapa menit kemudian, dia membawa cangkir kosong kembali ke kamar juru rawat.

"Di sana ada kloset, benda ini tak diperlukan lagi." katanya kepadaku.

Cerita Pengalaman Lucu Membeli Bensin di Jerigen

Pada waktu aku bekerja di sebuah pompa bensin, pada suatu hari datang seorang anak muda yang berwajah cerah ceria. Dia mengendarai mobilnya masuk ke mesin pompa, kemudian mengambil sebuah jerigen kosong untuk diisi bensin, ia mengatakan bahwa ia akan pergi ke tempat yang jauh dan terpencil.

Katanya ia ingin mengetahui sejak sinyal lampu pertanda bensin tak cukup menyala, mobilnya masih bisa berlari berapa lama lagi. Sambil ngobrol ngalor-ngidul, kami tertawa terkekeh-kekeh dan akhirnya ia dengan senang pamit meninggalkan pompa bensin kami.

Tak lama sesudah ia berangkat, aku baru menemukan bahwa tangkinya yang telah penuh berisi bensin itu ternyata tertinggal di pompa bensin kami, jelas sekali ia kelupaan, maka itu giliranku tertawa terpingkal-pingkal, soalnya ia tak pernah muncul kembali karena mobilnya ada kemungkinan telah kahabisan bensin.